Stunting adalah masalah gizi kronis yang penyebabnya adalah asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan, terjadinya stunting mulai dari dalam kandungan tapi baru terlihat, saat anak tersebut berusia dua tahun, ungkap sekdes Baruga Toni Farid Murya, ST saat ditemui media ini di ruang kerjanya beberapa waktu lalu
Stunting diartikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak
Ada beberapa faktor penyebab stunting seperti ekonomi keluarga, penyakit atau infeksi berkali-kali, kondisi lingkungan baik itu polusi udara, air bersih bisa juga mempengaruhi stunting
Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting, sebagai upaya agar anak-anak ini dapat tumbuh dan berkembang, secara optimal dan maksimal
Ada 5 orang masyarakat desa Baruga kec. Malili kab. Lutim-sulsrl, yang terdampak stunting dan mendapat perhatian khusus dari kader-kader posyandu dengan cara memberikan makanan tambahan yang dibutuhkan seperti vitamin, susu dan lain sebagainya
Toni menambahkan, sekarang ini sedang sibuk- sibuknya pengurusan pencairan bantuan keuangan khusus (BKK) yang program pemerintah kabupaten Rp, 1 milyar untuk 1 desa yang, peruntukannya fisik, operasional, dan pemberdayaan masyarakat, ungkapnya (BP/red )
FOLLOW THE Buser Press Kunjungi dan Pasang Sekarang
Follow Buser Press on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram