Permandian alam sungai Mantadulu selalu menjadi tempat kegiatan dari berbagai elemen masyarakat untuk menyatukan sikap yang berbeda, permandian alam sungai Mantadulu ini bisa menjadi destinasi wisata di Kabupaten Luwu timur-Sulsel, Selasa 27/12/2022
Ada pun yang sempat hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Kadis Pariwisata Lutim/ mewakili, Kabid Transmigrasi kab. Lutim, Camat Angkona/ mewakili, Kapolsektor Angkona, kepala desa Mantadulu, Anang Agung Made Ratmaja, ketua BPD Mantadulu, Para Kadus dan RT se Mantadulu, Para pemuda se Mantadulu
Kabid Transmigrasi Kab. Lutim dalam sambutannya mengatakan, saya sangat antusias kalau pemuda-pemuda mau membuka diri, mau menghadiri kegiatan-kegiatan
Tidak semua orang yang diundang itu bisa hadir, tapi orang yang mau berubah itu adalah, orang yang mau mendengar, mau melihat apa yang sedang terjadi diluar sana dengan kata lain orang itu tidak menutup diri
Saya respect pemuda yang bisa meluangkan waktunya untuk bisa hadir pada kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Mantadulu, apa lagi kepala desa Mantadulu telah berkomitmen untuk membangun desanya melalui tangan-tangan pemudanya
Desa Mantadulu ini dibangun ditangan kita utamanya dari pemuda-pemudanya artinya jangan hanya mengharap bantuan dari pemerintah kabupaten saja untuk membangun daerah kita, untuk membangun tempat wisata yang ada di desa Mantadulu kec. Angkona kab. Lutim- sulsel
Mengakhiri kata sambutan Kabid Transmigrasi, saya merasa senang bisa bersilaturahmi dengan pemuda-pemuda desa Mantadulu, mudah-mudahan kehadiran kami ini bisa memberi warna tersendiri bagi pemuda-pemuda yang ada disini, bisa memberi motivasi untuk menjadi pemuda yang berkarya untuk membangun desa Mantadulu, tutupnya
Kata sambutan kepala desa Mantadulu, Anang Agung Made Ratmaja: saya mengajak kepada pemuda untuk memperlihatkan prestasi yang dimilikinya, prestasi yang membanggakan orang tua dan pemerintah desa atau pun kabupaten bahwa orang Mantadulu itu hebat pak desa tidak ingin kalau pemuda-pemuda desa Mantadulu disebut selalu bermasalah
Pak desa menitip kepada pemuda-pemuda yang hadir ini supaya bisa disampaikan kepada saudara-saudaranya bahwa yang lebih bermanfaat sekarang ini adalah, bagaimana menunjukkan diri kita sebagai generasi pemuda Mantadulu, yang punya kompetensi
Dan akhirnya kepala desa menyampaikan permohonan maaf kepada pembawa materi dan semua yang hadir dengan melihat situasi yang mungkin tidak memadai tapi kami punya tekad, punya semangat, bagaimana bisa dengan melalui semua yang hadir ini bisa mempromosikan bahwa di desa Mantadulu ada permandian yang indah yang nantinya bisa menjadi obyek wisata
Permohonan maaf kami yang setinggi-tingginya kepada semua yang sempat hadir jika ada yang kurang berkenang dihati dari soal penyambutan, kesiapan tempat yang tidak memadai, kami atas nama pemerintah desa memohon maaf yang sebesar-besarnya, tutupnya (BP/red )




FOLLOW THE Buser Press Kunjungi dan Pasang Sekarang
Follow Buser Press on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram